Archives Januari 2026

JASA PERBAIKAN HOIST CRANE SEMUA MERK DAN SEMUA KAPASITAS

Hoist crane adalah alat pengangkat terintegrasi yang digunakan untuk mengangkat dan memindahkan beban berat baik secara vertikal maupun horizontal di berbagai lingkungan industri. Alat ini penting untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko cedera akibat penanganan material secara manual.

Perbedaan Hoist dan Crane

Meskipun sering digunakan bersamaan, hoist dan crane memiliki fungsi yang berbeda secara teknis. 

Aspek HoistCrane
Fungsi UtamaMengangkat dan menurunkan beban secara vertikal.Sistem atau struktur yang memungkinkan hoist bergerak secara horizontal dan vertikal, memperluas jangkauan area kerja.
GerakanTerbatas pada gerakan naik dan turun di satu titik.Dapat bergerak ke berbagai arah (tiga dimensi) di sepanjang lintasan rel atau area operasi yang luas.
KomponenLebih ringkas, terdiri dari motor, drum/sprocket, rantai/kawat baja, dan kait.Memiliki sistem yang lebih kompleks, termasuk girder (balok penopang), end carriagetrolley, rel lintasan, dan panel kontrol.

Jenis-Jenis Hoist Crane

Terdapat beberapa jenis hoist crane yang umum digunakan, disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan kerja spesifik: 

  • Overhead Crane: Dipasang di struktur atap atau balok di atas area kerja, ideal untuk pabrik, gudang, dan bengkel. Tipe ini memaksimalkan ruang lantai dan tersedia dalam konfigurasi single girder (beban ringan hingga sedang) dan double girder (beban berat).
  • Gantry Crane: Memiliki struktur seperti gerbang dengan kaki penopang yang berdiri sendiri dan bergerak di atas rel lantai. Ideal untuk area terbuka seperti pelabuhan, galangan kapal, dan lokasi konstruksi, di mana dukungan struktur atap tidak tersedia.
  • Jib Crane: Menempel pada kolom atau dinding dengan lengan horizontal yang dapat berputar (180 atau 360 derajat). Cocok untuk area kerja terbatas atau stasiun kerja individual yang membutuhkan pengangkatan lokal yang cepat.
  • Monorail Hoist: Bergerak di sepanjang rel tunggal (monorail) yang dapat lurus atau melengkung. Ideal untuk jalur produksi atau area logistik dengan alur pemindahan barang yang tetap.
  • Hoist Crane Fixed: Dipasang secara permanen di satu titik dan hanya melakukan pengangkatan vertikal. Cocok untuk stasiun pengisian atau proses stasioner yang membutuhkan presisi tinggi

JASA PERBAIKAN DAN PEMBUATAN PANEL POMPA.

PT. WIDIYA KARYA INDAH NUSANTARA memberikan jasa untuk perbaikan dan pembuatan Panel Pompa Otomatis Water Level Control (WLC) adalah sistem kontrol listrik yang berfungsi mengatur operasional pompa air secara otomatis berdasarkan ketinggian air di dalam tangki penampung (tandon). Hingga Januari 2026, teknologi ini banyak digunakan baik untuk skala rumah tangga maupun industri guna mencegah air meluap atau pompa berjalan saat sumber air kosong. 

Fungsi Utama

  • Otomasi Pengisian: Menyalakan pompa saat air mencapai batas minimum dan mematikannya saat mencapai batas maksimum secara real-time.
  • Perlindungan Pompa: Mencegah kerusakan motor akibat dry running (pompa menyala tanpa air).
  • Efisiensi Listrik: Memastikan pompa hanya bekerja saat dibutuhkan.

Komponen Utama dalam Panel

  1. Kapasitor: Komponen inti yang menyimpan dan melepaskan energi reaktif [2].
  2. Power Factor Controller (PFC): Otak digital yang memantau beban dan mengatur kapan kapasitor harus aktif atau mati secara otomatis [3].
  3. Magnetic Contactor: Sakelar elektrik untuk menghubungkan unit kapasitor ke jaringan [5].
  4. Discharge Resistor: Membuang sisa muatan listrik pada kapasitor saat dimatikan demi keamanan [4].
  5. Pengaman (MCCB/Fuse): Melindungi sistem dari hubungan arus pendek atau beban berlebih [2, 5]. 

Cara Kerja

Panel ini bekerja secara paralel dengan beban utama. PFC akan mendeteksi penurunan faktor daya, lalu mengirim sinyal untuk mengaktifkan sejumlah step kapasitor sesuai kebutuhan beban saat itu [1, 4]. 

Untuk kebutuhan perakitan atau konsultasi teknis, Anda dapat merujuk pada standar komponen melalui penyedia seperti Schneider Electric Indonesia atau ABB Indonesia

JASA PEMBUATAN DAN TROUBLESHOOTING PANEL INDUSTRI

Layanan troubleshooting panel industri PT.WIDIYA KARYA INDAH NUSANTARA mencakup diagnosis kerusakan, perbaikan komponen, hingga pemeliharaan preventif untuk panel MDP (Main Distribution Panel), SDP (Sub Distribution Panel), serta panel kontrol lainnya guna memastikan keberlanjutan operasional pabrik atau gedung. 

Lingkup Layanan Troubleshooting

Penyedia jasa profesional biasanya menangani berbagai masalah spesifik, antara lain:

  • Diagnosis Kerusakan: Mengidentifikasi penyebab pemutusan arus (trip), panas berlebih (overheat), atau kegagalan sistem otomatis.
  • Perbaikan Komponen: Penggantian atau perbaikan MCCB, MCB, kontaktor, relay, hingga perbaikan kabel (wiring) yang terbakar atau longgar.
  • Optimalisasi Sistem: Penyeimbangan beban fasa (balancing load) dan pembersihan debu atau korosi pada terminal listrik.
  • Upgrade & Modifikasi: Penambahan fitur baru seperti sistem ATS-AMF atau sinkronisasi genset.

PEMBUATAN PANEL SDP DAN MDP MURAH, LENGKAP DAN BERGARANSI

Panel listrik SDP (Sub Distribution Panel) dan MDP (Main Distribution Panel) adalah komponen utama dalam sistem distribusi tenaga listrik di bangunan komersial, industri, atau perumahan skala besar

Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi dan perbedaan keduanya:

1. MDP (Main Distribution Panel)

MDP adalah panel pusat yang menerima aliran listrik pertama kali dari sumber utama, baik itu dari trafo PLN maupun genset. 

  • Fungsi Utama: Menerima daya dari sumber utama dan mendistribusikannya ke panel-panel yang lebih kecil (SDP).
  • Komponen Utama: Biasanya dilengkapi dengan Air Circuit Breaker (ACB) atau Molded Case Circuit Breaker (MCCB) berkapasitas besar, alat ukur (voltmeter, ampere meter), dan sistem proteksi utama.
  • Lokasi: Terletak di ruang panel utama (LVMDP – Low Voltage Main Distribution Panel). 

2. SDP (Sub Distribution Panel)

SDP adalah panel percabangan yang menerima aliran listrik dari MDP. 

  • Fungsi Utama: Membagi daya listrik menjadi beberapa sirkuit yang lebih kecil menuju beban akhir (seperti lampu, stop kontak, motor listrik) atau ke panel pembagi yang lebih spesifik (Sub-Sub Panel).
  • Komponen Utama: Umumnya menggunakan MCCB sebagai pemutus utama panel dan Miniature Circuit Breaker (MCB) untuk sirkuit cabangnya.
  • Lokasi: Terletak di area yang lebih dekat dengan beban, misalnya di setiap lantai gedung atau area produksi tertentu. 

Perbedaan Utama

Fitur MDP (Main)SDP (Sub)
Sumber InputTrafo PLN / GensetPanel MDP
Kapasitas ArusSangat Besar (Ribuan Ampere)Menengah (Ratusan Ampere)
Tujuan DistribusiKe beberapa panel SDPKe beban akhir atau mesin
Proteksi UtamaACB atau MCCB besarMCCB atau MCB

Mengapa Keduanya Diperlukan?

Sistem ini dibuat bertingkat (hierarki) untuk tujuan:

  1. Keamanan: Jika terjadi korsleting di satu lantai, hanya panel SDP lantai tersebut yang mati, sementara area lain tetap menyala.
  2. Kemudahan Maintenance: Teknisi dapat mematikan aliran listrik di area tertentu tanpa mengganggu seluruh gedung.
  3. Efisiensi Kabel: Mengurangi penggunaan kabel besar yang panjang langsung dari sumber ke setiap beban. 

Untuk kebutuhan instalasi profesional, Anda dapat merujuk pada standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) yang berlaku di Indonesia.

  • Manfaat Menggunakan Panel SDP17 Mar 2022 — Panel distribusi listrik yang menjadi bagian dari SDP, sebenarnya berguna sebagai sistem pasokan listrik utama yang akan menjadi e…Mikmar Gracindo
  • PANEL MDP 250A distribusikan energi listrik dari sumber utama ke berbagai panel distribusi lainnya di Csa ElectricPanel ini memiliki kapasitas 250 Ampere dan biasanya digunakan pada bangunan komersial, industri, atau perumahan dengan kebutuhan.
  • Jual PANEL MDP MURAH Oleh pt widiya karya indah nusantara adalah panel distribusi utama yang mempunyai fungsi utama menerima suplai listrik baik dari PLN.

JASA SERVIS PANEL DAN PEMBUATAN BARU PANEL KAPASITOR BANK

Panel kapasitor adalah peralatan listrik yang digunakan untuk memperbaiki faktor daya (Power Factor) pada sistem kelistrikan industri atau bangunan besar [1, 3]. 

Fungsi Utama

  • Memperbaiki Faktor Daya (Cos Phi): Menetralkan beban induktif (seperti motor listrik dan trafo) agar mendekati angka ideal 1,00 .
  • Menghindari Denda PLN: Mencegah biaya tambahan akibat pemakaian daya reaktif (kVARh) yang berlebihan .
  • Meningkatkan Efisiensi: Menurunkan arus yang mengalir di kabel, sehingga mengurangi panas dan mencegah kelebihan beban pada transformator. 

Komponen Utama dalam Panel

  1. Kapasitor: Komponen inti yang menyimpan dan melepaskan energi reaktif .
  2. Power Factor Controller (PFC): Otak digital yang memantau beban dan mengatur kapan kapasitor harus aktif atau mati secara otomatis.
  3. Magnetic Contactor: Sakelar elektrik untuk menghubungkan unit kapasitor ke jaringan.
  4. Discharge Resistor: Membuang sisa muatan listrik pada kapasitor saat dimatikan demi keamanan .
  5. Pengaman (MCCB/Fuse): Melindungi sistem dari hubungan arus pendek atau beban berlebih.

Cara Kerja

Panel ini bekerja secara paralel dengan beban utama. PFC akan mendeteksi penurunan faktor daya, lalu mengirim sinyal untuk mengaktifkan sejumlah step kapasitor sesuai kebutuhan beban saat itu [1, 4]. 

Untuk kebutuhan perakitan atau konsultasi teknis, Anda dapat merujuk pada standar komponen melalui penyedia seperti Schneider Electric Indonesia atau ABB Indonesia.

Cara Kerja.

 

JIKA ADA KEBUTUHAN DAN PERBAIKAN BISA MENGHUBUNGI TEAM KAMI PT WIDIYA KARYA INDAH NUSANTARA

Get 30% off your first purchase

X
Open chat
1
Selamat Datang Di PT. WIKIN
Apa yang dapat kami bantu